×
Swipe up untuk membaca artikel

Kamu Mahasiswa?

Akses Portal informasi Mahasiswa

Apa Itu Unicorn dan Decacorn? Pelajari Perbedaannya Disini!

SepenggalInfo
IMG 202206152 053114549

Sepenggalinfo – Apakah anda sudah pernah mendengar mengenai istilah Decacorn dan Unicorn sebelumnya?
Istilah ini seringkali didengar dalam dunia perusahaan rintisan. Mari ketahui apa perbedaan Unicorn vs Decacorn berikut ini!

Perbedaan Unicorn dan Decacorn
Istilah unicorn pertama kali diciptakan pada tahun 2013 oleh Aileen Lee seorang pendiri Cowboy Ventures, sebuah perusahaan modal ventura tahap awal yang berbasis di Amerika Serikat. Perusahaan rintisan yang bernilai US$1 Miliar atau lebih dikenal sebagai unicorn.
Unicorn ini bisa dibilang sebagai gelar yang diberikan pada suatu startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari 1 miliar dolar AS. Istilah Unicorn sendiri diambil dari spesies kuda mitologi dengan tanduk di kepalanya.

ADVERTISEMENT

Spesies kuda ini mempresentasikan status si kuda dongeng itu sendiri yang langka dan mustahil untuk dicapai. Sejak terciptanya istilah ini, sudah ada 39 startup yang berstatus sebagai Unicorn dan akan bertambahan setiap tahunnya.
Di Indonesia sendiri sudah ada empat perusahaan startup yang berstatus sebagai unicorn yang terdiri dari Gojek dengan valuasi sebesar 9,5 miliar dolar Tokopedia 7 ,iliar dolar, Traveloka 4,1 miliar dolar, dan Bukalapak 1 miliar dolar.

Dengan banyaknya perusahaan rintisan dan investasi dalam angka valuasi senilai 1 miliar dolar ini membuat para investor senang untuk memberikan dana ke perusahaan rintisan. Hal ini membuat 1 miliar dolar sudah biasa dalam dunia startup.

Berbeda dengan Unicorn, Decacorn merupakan startup yang telah mencapai nilai valuasi setara dengan 10 miliar dolar AS. Valuasi ini berkaitan dengan nilai ekonomi yang dimiliki oleh suatu perusahaan dan nilai ini berasal dari berbagai faktor.
Perusahaan startup yang berstatus Decacorn haruslah memiliki kinerja, reputasi, dan jumlah pengguna yang mumpuni sehingga belum banyak perusahaan startup yang sampai di tahap Decacorn ini.

Perkembangan Startup di Indonesia
Menurut sebuah data yang diberikan oleh CB Insights, terdapat lebih dari 450 unicorn dan 24 perusahaan Decacorn di seluruh dunia. Amerika Serikat merupakan Negara penyumbang terbesar angka di atas dengan 214 Unicorn dan 11 Decacorn yang diikuti oleh China dengan 115 Unicorn dan 6 Decacorn. Jumlah perusahaan Unicorn dan Decacorn yang dimiliki oleh Amerika Serikat dan China sangat jauh berbeda dibandingkan dengan Negara lainnya karena peringkat ketika masih ada Inggris dengan 23 Unicorn dan 1 Decacorn.

Meski Indonesia tidak memiliki perusahaan startup yang berstatus sebagai Unicorn dan Decacorn sebanyak Negara di atas, ekosistem startup Indonesia tidak bisa dianggap lemah. Indonesia merupakan Negara dengan perumbuhan tercepat di Asia Tenggara dalam hal ekonomi digital dan pengguna smartphone paling aktif di dunia.

Di Indonesia juga sudah mulai banyak perusahaan startup yang menawarkan ide dan inovasi baru sehingga Indonesia sudah mulai menunjukkan potensi besar untuk menjadi kompetitif diantara Negara lainnya.

Contoh Perusahaan Startup Unicorn di Indonesia

1. Traveloka
Traveloka merupakan perusahaan startup selanjutnya yang berstatus sebagai Unicorn. Traveloka didirikan oleh Ferry Unardi, Derianto Kusuma, dan Albert Zhang pada tahun 2012.
Melalui traveloka, anda sudah bisa membayar tagihan listrik, air, belu pulsa, dan top up lainnya. Pada tahun 2017, akhirnya Traveloka diberi status sebagai perusahaan startup Unicorn di Indonesia.

Traveloka berhasil menyandang gelar Unicorn setelah Expedia yang sangat populer di luar negeri dengan suntikan dana sebesar 350 juta dolar Amerika Serikat pada 2017 lalu. Beberapa investor juga sudah memberikan investasi di Traveloka ini.

2. Tokopedia
Marketplace yang satu ini berdiri sejak tahun 2009 yang didirikan oleh orang bernama William Tanuwijaya dan Lentinus Alpha Edison.

Tokopedia sebagai situs jual beli online yang sangat lengkap dan banyak dipercayai oleh orang-orang. Sejak berdiri tahun 2009, Tokopedia ini terus berkembang dengan pesat di Asia Tenggara.
Investasi terbesar yang pernah didapatkan Tokopedia bernilai setara dengan US$ 1,1 miliar dengan beberapa investor lainnya seperti Sequoia Capital dari India.

3. OVO
OVO merupakan perusahaan startup yang berstatus sebagai Unicorn yang diikenal sebagai system pembayaran digital pada zaman sekarang ini sehingga para pengguna tidak perlu lagi menggunakan uang tunai.

Platform pembayaran digital yang dibawahi oleh Lippo Group yang perkembangannya sangat pesat sekali. Di awal tahun 2019 saja, mereka sudah mengumumkan pertumbuhan startup ini karena jumlah pengguna sudah mencapai 400%.

4. Bukalapak
Selain Tookopedia, Bukalapak juga menjadi marketplace yang banyak digunakan di Indonesi. Perusahaan ini sudah didirikan sejak tahun 20010 bersama dengan Rasyid dan Nugroho Herucahyono.

Pada tahun 2014, investor 500 startup berinvesrasi di Bukalapak namun tidak disebutkan berapa jumlah dana yang diiinvestasikan ke dana seri A yang diberikan. Para investor 500 startup ini berada di San Fransisco kedalam pendanaan seri A.

Perusahaan Decacorn di Indonesia
1. Go-Jek
Gojek merupakan startup pertama di Indonesia yang mendapatkan gelar Decacorn yang sudah didirikan sejak tahun 2010 di Jakarta. Gojek merupakan perusahaan rintisan yang didirikan oleh Nadiem Makarim.

Pada awalnya, Gojek hanyalah sebuah layanan dengan system pemesanan lewat call center namun akhirnya berkembang sangat pesat. Tahun 2015, Gojek meluncurkan aplikasi dengan tiga jenis layanan yang ditawarkan seperti GoRide, GoSend, dan GoMart.
Hingga akhirnya perkembangan Gojek terus melaju dari tahun ke tahun karena setiap lapisan masyarkat Indonesia sekarang ini banyak membutuhkan layanan ini. pada tahun 2017 saja, Gojek mendapatkan suntikan dana dari Amazaon sebesar Rp 18 trilliun.
Suntikan ini menjadikan Gojek telah menerima hampir 3 miliar dolar pada pendanaan seri F. Gjek mendapatkan suntikan dana dari Google.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.