×
Swipe up untuk membaca artikel

Kamu Mahasiswa?

Akses Portal informasi Mahasiswa

Hutang Menjerat Amalkan 3 Doa Ajaran Rasulullah SAW Ini

SepenggalInfo
Doa agar Mudah Melunasi Utang

Sepenggalinfo – Hutang untuk kebutuhan sehari-hari, khususnya hutang untuk melengkapi keperluan keluarga di rumah memang bukan merupakan aib yang harus ditutupi. Namun hendaknya berpikir sebijak mungkin sebelum mengambil keputusan untuk melakukan hutang, ketika tumpukan mulai tidak terbayar. Mungkin usaha saja tidak cukup, anda dapat mencoba untuk melantunkan 3 Doa yang merupakan ajaran dari Rasulullah SAW kepada beberapa orang yang terlilit hutang di jaman Sang Baginda Nabi masih hidup di dunia ini:

A. Pertama ada doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Ali bin Abi Thalib RA.
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاك
Allahummak fini bi halalika ‘an haramika wa aghnini bifadhlika ‘aman siwaka.
Yang artinya:

ADVERTISEMENT

“Ya Allah! Cukupilah aku dengan rezekiMu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Perkayalah aku dengan karuniaMu (hingga aku tidak minta) kepada selainMu.” (HR Tirmidzi)

B. Kedua ada doa yang diajarkan Rasulullah kepada Muadz bin Jabal RA. Dikisahkan setelah melantunkan doa ini, Mu’adz bin Jabal RA diberi jalan untuk melunasi hutang-hutangnya
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allahumma inni audzubika minal hammi wal hazani wa ‘audzubika minal ‘ajzi wal kasali wa audzubika minal jubni wal bukhli wa audzubika min ghalabatid daini wa qahrir rijali.
Yang artinya.

“Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kekhawatiran dan kesedihan dan saya berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan dan saya berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir, dan saya berlindung kepada-Mu dari keutamaan agama dan menaklukkan orang-orang berkata, Saya dapat melakukannya, Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Mahamulia, dan telah melunasi utangku kepadaku.” (HR Dawud).

C. Ketiga ada doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada Abu Umamah RA.
اللهم مالك الملك تؤتي الملك من تشاء وتنزع الملك ممن تشاء وتعز من تشاء وتذل من تشاء بيدك الخير إنك على كل شيء قدير رحمن الدنيا والآخرة ورحيمهما تعطيهما من تشاء وتمنع منهما من تشاء ارحمني رحمة تغنيني بها عن رحمة من سواك
Allahumma Malikal mulki tu’til mulka man tasya’ wa tanzi’ul mulka mimman tasya’ wa tu’izzu man tasya’ wa tudzillu man tasya’ biyadikal khair, innaka ‘ala kulli syain qadir, Rahmanad Dunya wal Akhirati wa Rahimuha tu’thihuma man tasya’ wa tamna’u man tasya irhamni rahmatan tughnini biha ‘an rahmati man siwaka

“Ya Allah, Engkau pemilik kerajaan. Hargai siapa pun yang Kau kehendaki dan hina siapa pun yang Kau kehendaki, di tangan-Mu kebaikan , karena Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu, Yang Maha Penyayang di dunia dan di akhirat, dan Yang Maha Penyayang di antara mereka. Engkau memberikannya kepada siapa pun yang Engkau kehendaki dan mencegahnya dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Kasihanilah aku dengan rahmat yang cukup kepada saya, Tak ada yang dapat memberi rahmat selain Engkau ya Allah.” (HR At Thabrani)

Namun ketiga doa agar bisa melunasi hutang yang diajarkan Rasulullah SAW tadi tidak hanya diucapkan sesering mungkin, tetapi dilantunkan sembari terus berusaha mencari cara terbaik untuk menutup lubang hutang yang sudah terlanjur menganga tersebut. Karena Allah SWT hanya memberikan jalannya, dan berhasil tidaknya jalan tersebut tergantung seberapa keras usaha dari hambanya yang sedang terlilit hutang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.