by

Momentum IMF dan Revolusi pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Insya Allah 4 min read

Sepenggalinfo.com – IMF-World Bank Annual Meeting 2018 akan diselenggarakan di Nusa Dua, Bali. Pada tanggal 9-14 Oktober 2018. Sebanyak 15.000 delegasi IMF-World Bank Annual Meeting yang berasal dari 189 negara, anggota yang utamanya adalah delegasi Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral. Dalam acara itulah tiap-tiap delegasi akan bekerja sama dalam bidang perekonomian.

IMF mendorong kerja sama moneter internasional dan menyediakan saran kebijakan dan bantuan teknis untuk membantu negara-negara membangun dan mempertahankan ekonomi yang kuat. IMF juga memberikan pinjaman dan membantu negara-negara merancang program-program kebijakan untuk mengatasi masalah neraca pembayaran ketika negara tersebut tidak dapat memperoleh pembiayaan yang memadai dengan bunga rendah untuk membayar kewajiban pembayaran luar negeri netto.

Pinjaman IMF berjangka pendek dan menengah dan sebagian besar didanai dari kumpulan kontribusi kuota yang disediakan negara anggotanya. Sedangkan World Bank atau Bank Dunia merupakan sebuah lembaga keuangan Internasional yang menyediakan pinjaman kepada negara berkembang untuk program pemberian modal.

Tujuan Bank Dunia adalah pengurangan kemiskinan dan seluruh keputusannya harus diarahkan oleh sebuah komitmen untuk mempromosikan investasi luar negeri, perdagangan internasional, dan memfasilitasi investasi modal.

Beberapa hal yang akan dibahas dalam IMF-World Bank Annual Meeting 2018 diantaranya adalah bagaimana agar stabilitas moneter dan sistem keuangan global berlangsung, Digital Economy, ketimpangan ekonomi, dampak perubahan iklim terhadap suatu negara, dan isu korupsi.

Revolusi Ekonomi

Ada beberapa kondisi utama yang harus dipenuhi terlebih dahulu agar suatu usaha membangun ekonomi dapat berjalan dengan baik, diantaranya adalah kemauan politik yang kuat, stabilitas politik dan ekonomi, sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik, serta kondisi ekonomi dan politik dunia yang lebih baik.

Adapun faktor-faktor pendorong utama adalah perubahan/kemajuan teknologi, peningkatan SDM, dan penemuan material-material baru untuk produksi yang seluruhnya terintegrasi dengan baik pada jumlah penduduk. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan merupakan kondisi utama atau suatu keharusan bagi kelangsungan pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.

Karena jumlah penduduk bertambah setiap tahun yang dengan sendirinya kebutuhan konsumsi sehari-hari juga bertambah setiap tahun, maka dibutuhkan penambahan pendapat setiap tahun. Selain dari sisi permintaan (konsumsi), pertumbuhan penduduk juga membutuhkan pertumbuhan kesempatan kerja (sumber pendapatan).

Itulah mengapa pentingnya melakukan Revolusi Ekonomi, dengan berbagai Inovasi yang dapat dengan mudah meningkatkan atau mendorong pertumbuhan ekonomi dengan cepat, berdasarkan falsafah dari Revolusi. Oleh karena itu momentum IMF-World Bank yang akan diselenggarakan ini sangat berpotensi sekali untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Indonesia dapat memanfaatkannya dalam berbagai aspek perekonomian yang masih perlu untuk diperbaiki dan ditingkatkan, diantaranya meliputi perbaikan diberbagai sektor seperti Infrastruktur, peningkatan SDM, Kelembagaan, mendorong Inovasi baru, serta perbaikan kinerja ekspor barang mentah.

Digital Economy

Seperti salah satu bahasan yang terdapat dalam pertemuan itu adalah Digital Economy yang memiliki fungsi untuk aktivitas atau pelaksanaan ekonomi dan bisnis yang berbasis pada teknologi digital.

Digital Economy sangat membantu untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, karena dari segi kinerja digital yg cepat, efisien, dan berskala Internasional, contohnya adalah website, tentunya produk-produk dalam negeri akan dapat dipasarkan dengan mudah ke seluruh dunia dengan bermodalkan website.

Berdasarkan fakta dilapangan banyak sekali produk-produk dalam negeri yang tidak laku dan pada akhirnya tidak layak lagi untuk dijual akibat telah kadaluarsa, dengan ide pemasaran menggunakan website maka produk-produk pun tentunya akan cepat dan lebih laku terjual, terbukti dengan melihat dari beberapa website yang telah berhasil dalam memasarkan suatu produk atau yang lainnya, baik itu tiket pesawat, barang bekas, dan lain sebagainya.

Selain itu masih banyak lagi keuntungan yang didapat dari Teknologi digital, akan tetapi permasalahannya adalah banyak masyarakat yang belum mampu dalam menguasai Teknologi digital, oleh karena itu penting sekali untuk dilaksanakannya pelatihan masyarakat dalam bidang Aiti atau teknologi digital, karena peran Teknologi digital yang sangat penting sesuai dengan kemajuan zaman.

Stabilitas Ekonomi, Politik, dan Keamanan

Yang perlu diperhatikan adalah kebijakan-kebijakan pemerintah dalam perekonomian, apabila ditinjau dari krisis besar perekonomian Indonesia pada pertengahan tahun 1997, kebijakan-kebijakan ekonomi selama masa Orde Baru memang telah menghasilkan suatu proses transformasi ekonomi yang pesat dan laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tetapi dengan biaya ekonomi tinggi, serta fundamental ekonomi yang rapuh.

Hal ini dapat dilihat pada buruknya kondisi sektor perbankan nasional dan semakin besarnya ketergantungan Indonesia terhadap modal asing, termasuk pinjaman dan impor. Terakhir adalah stabilitas politik dan keamanan, karena sebentar lagi Indonesia akan menghadapi tahun politik yang berdampak terhadap perekonomian.

Sejak krisis ekonomi hingga saat ini menunjukan bahwa lesunya kegiatan Investasi (khususnya Investasi langsung) di dalam negeri lebih disebabkan oleh ketidakstabilan politik dan semakin lemahnya tingkat keamanan, pentingnya faktor-faktor ini terhadap pertumbuhan ekonomi dapat dilihat dari kasus negara-negara di Afrika, terutama Sub-Sahara Afrika. Menurut studi-studi yang ada, terhentinya pembangunan ekonomi di negara-negara tersebut disebabkan antara lain oleh politik yang tidak stabil, peperangan, defisit keuangan pemerintah, dan keterbatasan infrastruktur.

Ketika dunia datang ke Indonesia : memanfaatkan momentum pertemuan ekonomi dan keuangan terbesar di dunia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia

Penulis : Bung Dharma (Fadli)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel lain