by

Jangan putus asa dari Rahmat Allah

-Islami-269,000 Views
Insya Allah 1 min read

Sepenggalinfo.com – Tidak ada manusia yang terlepas dari dosa dan kesalahan, setiap manusia pasti pernah terjebak dalam kehidupan masa lalu yang kelam. Namun, Allah selalu menanti hamba-Nya untuk memperbaiki diri dan bertaubat dari kesalahan yang pernah dilakukan.

Apapun yang terjadi teruslah melangkah untuk menempuh hidup di atas taat, yakinlah bahwa di ujung jalan keseriusan itu kita memiliki Rabb yang Maha segalanya.

Ingatlah, ada kalanya seseorang yang dulunya memiliki masa lalu yang kelam ternyata bisa mengukir masa depan yang cerah dalam ketaatan kepada Allah, bisa jadi tanpa kita ketahui seseorang yang sering kita pandang hina dan rendah ternyata dalam keheningan malam ia selalu menangis dan bersujud kepada Allah hingga akhirnya Allah bukakan pintu hidayah kepadanya, sedangkan kita yang merasa diri lebih baik sering kali lalai dan terlalu sibuk menghakimi kesalahan orang lain dan lupa memperbaiki diri.

Namun, sebesar apapun dosa dan kesalahan di masa lalu kita janganlah pernah berputus asa dari rahmat Allah, sebab Firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Az-Zumar Ayat 53.
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar : 53)

Allah tak pernah bosan menanti kita untuk memperbaiki diri agar bisa menjadi orang yang bermanfat untuk manusia lain, sebab Rasulullah bersabda “KHAIRUNNAS ANFA’UHUM LINNAS” yang artinya : Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain. (HR.Bukhari Muslim).

Maka dari itu teruslah berusaha berlomba untuk menjadi orang baik sampai tiba waktunya Allah katakan “Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai; lalu masuklah ke dalam jemaah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku,” (QS al-Fajr [89]: 27-30).

*Tulisan ini juga diterbikan di Harian Rakyat Bengkulu edisi Jumat 23 November 2018

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 comment

Artikel lain