Kuota wisuda penuh, ratusan mahasiswa semester akhir UMB gelar demo

Sepenggal info – Jum’at pagi tadi ( 07 /10/2016 ), ratusan mahasiswa semester akhir Universitas Muhammadiyah Bengkulu atau UMB melakukan aksi demo didepan rektorat. Mahasiswa yang merupakan gabungan dari kampus 1 dan kampus 2 UMB tersebut menuntut agar bisa diwisuda pada 28 oktober ini. Seperti yang dikonfirmasi oleh Sepenggal.info kepada security kampus UMB, mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa yang tidak bisa melaksanakan wisuda lantaran¬† kuota wisuda sudah penuh.

” Mereka dari gabungan mahasiswa yang tidak bisa ikut wisuda bulan ini, lantaran kuota wisuda 600 orang sudah penuh” Ucap Andri,salah seorang security kampus hijau tersebut.

Lebih lanjut Andri menambahkan bahwa pihak rektorat telah menerima perwakilan dari mahasiswa untuk berdiskusi dengan pihak rektorat. ” Beberapa perwakilan dari mahasiswa telah diterima oleh rektorat tadi padi” tambah Andri.

Dari hasil diskusi mahasiswa dengan pihak rektorat tadi pagi, akhirnya mendapatkan kejelasan sebagai berikut, seperti yang redaksi sepenggal.info konfirmasikan kepada Wakil Rektor Bidang Akademik UMB Drs. H. Syakroni, M.Pd.

” Kita tidak bisa memaksakan kehendak, mau bagaimana lagi kalau kuota sudah penuh, tapi kita akan mengupayakan untuk menghubungi pihak STQ, jika sebelum tanggal 27 nanti ada kesepakatan dengan pihak STQ,maka mahasiswa yang berjumlah 111 orang tersebut bisa ikut wisuda tahun ini,namun jika tidak berarti mereka harus menunggu gelombang wisuda selanjutnya “ Jelasnya kepada sepenggal.info.

Wisuda yang akan dilaksanakan pada bulan oktober ini bertempat di Balai Buntar, dan hanya mampu menampung 600 orang peserta dan hal tersebutlah yang memicu terjadinya demo oleh mahasiswa yang telah mendaftar wisuda namun masuk dalam gelombang wisuda ke 4.

” Kuotanya sampai gelombang 3 sudah 600 orang, artinya mahasiswa yang 111 orang tadi harus wisuda pada gelombang ke- 4, kan mereka daftarnya masuk gelombang 4 “ Tegas Syakroni. ( MD6)

 

Facebook Comments

No Response

Leave a Comment