Pendekatan Interpersonal WhatsApp Marketing Communication sebagai Solusi dalam Meningkatkan Penjualan

whatsapp 446995 1280

Penulis : Mira Apriani
Mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Bina Darma Palembang

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sumber : Fixabay

Dalam dunia perbisnisan, strategi pemasaran memegang peranan yang begitu penting untuk menginformasikan dan memahami konsumen dalam keberlanjutan di semua bidang kegiatan ekonomi. Untuk meningkatkan angka penjualan, para pengusaha aktif mempromosikan produknya melalui periklanan, pemasaran langsung, penjualan atau promosi pribadi, serta alat komunikasi pemasaran lainnya.


Pemasaran akan mengalami perubahan seiring berjalannya waktu dan revolusi informasi akan menjadi salah satu perubahan terbesar. Dengan perkembangan teknologi dan internet yang semakin pesat, pemasaran pun mampu menembus ruang dan waktu dan mengintegrasikan beberapa media elektronik, terutama jaringan internet. Melalui penyebaran internet dan digital marketing, mambawa perubahan terhadap perekonomian. Serta dengan kemajuan teknologi yang pesat telah memungkinkan pengguna internet untuk menggunakan teknologi untuk tujuan yang bermanfaat, dan salah satu pencapaiannya yang paling luar biasa adalah bahwa teknologi bertindak sebagai media yang berguna bagi perusahaan untuk memperluas komunikasi pemasaran dan bisnis.

wasap bisnispng

Sumber : Statista, 2022

Berdasarkan salah satu portal data dan statistik asal Jerman, Statista merangkum 10 negara pengguna WhatsApp bisnis terbanyak secara global. Data tersebut mengatakan India menjadi negara dengan pengguna WhatsApp bisnis terbanyak di dunia, yakni mencapai 291,58 juta unduhan. Sementara itu, Indonesia masuk sebagai negara dengan pengguna WhatsApp bisnis nomor dua terbanyak dari 60 negara di dunia. Jumlah pengguna WhatsApp bisnis di Indonesia mencapai 73 juta unduhan per Juni 2022.


Hal yang menarik dari penggunaan WhatsApp ini yaitu penggunaan status WhatsApp yang bisa digunakan tanpa disadari untuk promosi secara personal. Status WhatsApp merupakan fitur dari aplikasi WhatsApp Messenger yang diluncurkan pada tanggal 24 Februari 2017. Penggunaan WhatsApp untuk beriklan menjadi sangat merajalela di ambang pandemi virus corona. Penggunaan aplikasi ini meningkat sebesar 40% karena pandemi COVID-19. Peningkatan tersebut dari yang awalnya mencapai 27% pada awal pandemi menjadi 41% pada fase pertengahan. Bagi negara-negara yang sudah memiliki tingkat penggunaan WhatsApp yang tinggi sebelum pandemi, penggunaan WhatsApp meningkat menjadi 51%. Sehingga persepsi sosialitas, persepsi keamanan dan persepsi privasi berhubungan positif dengan kepercayaan konsumen terhadap suatu merk di aplikasi perpesanan melalui WhatsApp.


WhatsAppp marketing communication merupakan aktivitas komunikasi dalam pemasaran yang dilakukan dengan perantara WhatsApp. Menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi pemasaran tidak hanya seperti menggunakan internet dan teknologi, akan tetapi harus menggunakan taktik dan strategi komunikasi. Kemudian bagaimana komunikasi melalui WhatsApp ini lebih menekannya pada pendekatan secara emosional dengan memasukkan informasi ke logika konsumen dan berlanjut dengan strategi menyentuh hati konsumen untuk membuat konsumen butuh dan percaya dengan poduk yang kita tawarkan.

Sumber : fixabay

Strategi WhatsApp Marketing Communication dalam Membangun Pendekatan Interpersonal

  1. Pola Posting WhatsApp Story
    Promosi melalui WhatsApp Story merupakan promosi secara langsung ke pribadi costumer tanpa disadari. Karena hanya untuk yang saling simpan yang bisa melihat postingan. Dalam artian setiap pribadi yang menyimpan kontak pasti punya alasan mengapa dia menyimpan kontak tersebur. Dalam artian, costumer dan penjualan sama-sama mengetahui kontak tersebut. Sehingga proses promosi WhatsApp Story menjadi promosi yang lebih personal tanpa harus menjapri. Dengan alasan tersebut, penjual memiliki pola postingan yang bisa membuat costumer menjapri secara langsung untuk mengetahui produk yang di informasikan.

    Pola yang dibantuk dalam postingan WhatsApp Story misalnya, setiap 1 jam sekali admin wajib posting, postingan pertama tentang informasi produk yag sangat penting, halaman kedua tentang story telling tentang pemakaian produk, postingan ketiga foto costumer yang sedang belanja, postingan ke empat, testimoni dari costumer, postingan kelima tentang masalah costumer yang langsung diberikan solusi melalui produk penjualan, postingan keenam tentang kondisi barang yang bagus, postingan ketujuh tentang review costumer, postingan ke depan bisa storytelling lagi perihal mengapa menggunakan produk tersebut dan lain sebagainya.
    Dengan adanya pola postingan tersebut, costumer tidak diminta untuk belanja segera dengan produk yang ditampilkan. Tapi lebih ditekankan untuk memberikan informasi agar costumer merasa butuh dengan produk yang sedang di promosikan.
  2. Menyambut Chat Costumer
    Admin marketing wajib memberikan respon yang hangat dengan costumer serta memberikan emoticon yang lebih frendly agar costumer merasa lebih dekat. Kemudian menawarkan bantuan dan menayakan permasalahan costumer perihal produk yang akan customer cari. Sehingga costumer lebih merasa diperhatikan dalam artian costumer merasa sedang berkonsultasi dengan orang yang tepat.
  3. Komunikasi dengan Costumer
    Ketika costumer menanyakan harga, maka admin marketing akan memberikan manfaat terlebih dahulu, baru kemudian menginformasikan harga. Agar costumer merasa mendapatkan manfaat yang bagus dan tidak merasa mahal dengan harga yang diberikan. Admin menginformasikan barang yang diorder dalam keadaan baik dan fast respon, mulai dari bertanya, menyiapkan barang sampai pada pengiriman barang.
  4. Menutup Chat Costumer
    Komunikasi dengan costumer harus berakhir di admin marketing, walaupun hanya memberikan ucapan terima kasih ataupun emoticon. Dan tidak lupa untuk mendoakan costumer agar dimudahkan semua urusannya, disehatkan jiwa raganya dan juga dimurahkan rezekinya.
  5. Membangun Interaksi Organik dengan Costumer
    Untuk membangun insteraksi organik dengan costumer, admin marketing diwajibkan setiap hari merespon secara natural pada status media sosial dan WhatsApp Story costumer. Minimal 5x komentar dan love di postingan FB, IG, Tiktox Costumer dan WhatsApp Story Costumer.

Misalnya merepson :
Barakallah Fii Umrik Kak, semoga usia kedepannya bertambah berkah ya kak.

Ikut senang ya kak, ananda sudah tumbuh pintar seperti ini. Semoga terus dapat membangggakan orang tua dan tambah sholeh/sholeha ya kak.

Turut berduka ya kak, semoga Ibunda ditempatkan di SurgaNya yang terbaik.

Hal diatas merupakan contoh komentar secara natural dengan menggunakan akun usaha. Sehingga costumer merasa diperhatikan, dan akhirnya costumer akan merespon ketika admin marketing mempromosikan produknya melalui WhatsApp Story.


Setiap hari admin marketing diwajibkan untuk berinteraksi dengan akun yang berbeda, sehingga setiap hari terjadi interakhir secara organik dengan costumer tanpa harus menawarkan produknya.
Jika sehari admin marketing mampu berinteraksi dengan 5 costumer yang berbeda, maka dalam satu bulan akan dapat 150 costumer yang berbeda melalui WhatsApp. Ditambah lagi dengan media sosial lainnya.


Sehingga semakin banyak interaksi yang dibangun, maka semakin banyak punya closing yang terjadi. Bayangkan jika aktivitas ini kita lakukan konsisten setiap hari selama bertahun-tahun, pasti akan berpengaruh terhadap penyebaran informasi dan tingkat penjualan yang diharapkan.

  1. Memberikan Costumer Hadiah
    Pada bagian ini, admin marketing memberikan hadiah untuk costumer yang belanjanya banyak, ataupun costumer loyal yang ikut mempromosikan produk ataupun costumer yang sedang berulang tahun. Atau bisa juga memberikan hadiah kepada costumer yang belanja barang, tapi barang tersebut untuk orang tuanya.
    Dengan adanya pemberian hadiah ini, tentu membuat kenangan tersendiri terhadap costumer.
  2. Menyelesaikan Complain Costumer
    admin marketing merespon dengan cepat dan baik komplain dari costumer. Perushaan memfasailitasi untuk tukar barang yang rusak, jika stok tidak ada lagi maka bisa mengembalian dana, jika barang yang dijual ada yang bagus dan ada yang tidak bagus, maka barang tidak bagus bisa ditimbang kemudian dananya bisa dikembalikan.

    Jika costumer hendak cepat, maka admin akan memberikan respon menenangkan dengan mewarkan untuk hadiah sebagai permohonan maaf dan lain sebagainya.
    Diakhir chat admin marketing mengucapkan terima kasih sudah menyampaikan komplain secara langsung dan memohon maaf atas kelalaian yang dilakukan. Kemudian admin marketing menyampaikan bahwa untuk orderan selanjutnya kami akan menyiapkan produknya dengan lebih hati-hati.
  3. Memberikan Potongan Harga Untuk Costumer
    Kebanyak costumer pastilah akan menawar terlebih dahulu sebelum berbelanja, terutama untuk costumer yang belanaj lebih banyak. Setiap ada costumer yang menawar, admin marketing dibolehkan untuk memberikan potongan harga, walau hanya 1.000 rupiah saja. Dalam artian, setiap costumer melakukan penawaran jangan sampai kita terlalu konsisten dengan harga yang diberikan.
    Walaupun harga hanya berkurang sedikit saja, yang penting penawaran dari costumer bisa kita penuhi. Namun jika memang benar-benar tidak bisa kita berikan, maka sampaikan dengan cara yang baik atau bisa juga menawarkan produk lain yang sejenis dengan harga yang lebih ringan.
Whatsap

Sumber : fixabay

Strategi Meningkatkan Penjualan
Melalui semua strategi promosi dan strategi membangun interaksi dengan costumer yang sudah dipaparkan diatas, maka semakin banyaknya interaksi yang dibangun dan semakin banyaknya database WhatsApp yang diperoleh, maka penjualan yang dilakukan bisa semakin meningkat.
Bisnis dapat melibatkan pelanggan, menumbuhkan loyalitas pelanggan, dan mendorong pembelian melalui WhatsApp. Studi ini menekankan bahwa konten yang dipersonalisasi dan interaktif sangat penting untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan mendorong partisipasi aktif.
WhatsApp marketing meningkatkan komunikasi yang lebih mudah, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan memungkinkan interaksi yang efisien dan real-time dengan pelanggan. Studi literatur review ini mengungkap potensi pemasaran konten melalui WhatsApp Story dengan pendekatan interpersonal dapat meningkatkan penjulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Indonesia Website Awards